Elektronika dan Robotik

Raspberry Pi, Komputer ‘Sakti’ Seukuran Kartu Sakti

IMG_20140605_133014Tiga bulan kemarin saya membeli mainan baru secara online di Jakarta Notebook, namanya adalah Raspberry Pi. Raspberry? Seperti nama buah – buahan ya? Iya. Namun ini tidak ada kaitannya dengan toko buah, atau Roti Pie. Ini adalah mini komputer. Yups, komputer berukuran mini yang hanya seukuran kartu sakti Pak presiden. Namun jangan remehkan dengan ukurannya yang kecil. Meski kecil, ia benar – benar sakti. Di dalam Raspberry Pi sudah  memiliki CPU berasiktektur ARM, RAM 500MB, 2 slot port USB, port HDMI, Ethernet card, dan juga terdapat Sistem Operasi yang diperlukan sebagaimana komputer normal bekerja.

Raspberry Pi vs, Mikrokontroller

Mereka yang pernah ngoprek mikrokontroller pasti bertanya:

 Lalu apa bedanya Raspberry Pi ini dengan Mikrokontroller.

Hm, jelas berbeda. Raspberry Pi adalah Single Board Computer (disingkat SBC). sama dengan komputer pada umumnya, namun dalam ukuran yang lebih sachet kecil, meskipun terdapat beberapa kesamaan dalam hal memiliki Port Input-output, antarmuka I2C dan lain sebagainya. Sedangkan mikrokontroller — sebagaimana namanya adalah sebuah pengendali mikro- dengan RAM 2K, Flash 32K, timers, serial UART, I2C, SPI.

Perbedaan berikutnya adalah, ketika kita memprogram mikrokontroler, program yang di-compile menjadi  bahasa mesin langsung dieksekusi oleh mikrokontroler, tanpa melalui interpreter, Sistem Operasi, ataupun firmware. Sedang pada Raspberry Pi, program yang yang dibuat akan dijalankan dakam sistem operasi

Berikut spesifikasi detil antara mikrokontroler (dalam hal ini mikrokontroler AVR, yang digunakan oleh Arduino board) dengan Raspberry Pi.

raspi9

Mana Yang terbaik?

Jika dilihat dari segi spesifikasi tersebut,  apakah berarti ini menandakan Raspberry Pi lebih baik? tentu tidak. Semua bergantung dari project apa yang ingin kita buat. Mikrokontroller, memiliki kapabilitas yang kuat dalam hal mengendalikan suatu perangkat eksternal, seperti motor, LCD. Sedangkan Raspberry Pi memiliki keunggulan dalam hal pemrosesan data.

Jadi misalkan project yang kita buat lebih berorientasi pada “kontroller” maka mikrokontroller pilihan tepat. Namun jika project kita lebih menekankan pada pemrosesan data, (image processsing, atau image recoginition, misalnya) maka jawaban tepat ada pada Raspberry Pi.

Itu saja?

Namun selain dapat dijadikan sebagai embedded computer layaknya mikrokontroller. Raspberry Pi memiliki kegunaan lain, salah satunya adalah  sebagai General Purpose Computer, karena di dalam raspi sudah ada beragam aplikasi layaknya sebuah komputer desktop/PC. Misalkan aplikasi office bawan (padanan Microsoft Office).

Hm.. sudah mulai tertari ingin belajar Raspberry Pi. tenang, silahkan di cek di blog saya yang lain di http://elektronika.ruangtedy.net/?cat=13  mode promo: On 😎

😀

Tagged , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.